Gaji guru dari PNS sampai P3K dinilai tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan tersebut menjadi sorotan bahkan tuntutan ketika anggaran pendidikan dipotong untuk dialihkan ke program MBG. Prabowo Subianto mengungkapkan alasannya karena tidak punya uang.
"Saya ingin sampaikan dalam forum ini karena saya ingin saudara-saudara NU sebagai pemimpin, sebagai ulama, sebagai guru, sebagai pembimbing rakyat, harus mengerti kenapa gaji guru tidak bisa baik, kenapa gaji pegawai negeri tidak bisa baik, kenapa anggaran selalu kurang. Ya karena uangnya enggak ada, diambil terus," ungkapnya pada forum musyawarah nasional ulama NU, Jawa Timur, Selasa (23/6/26).
Presiden juga menjelaskan alasan lain kenapa anggaran untuk membayar gaji guru dengan layak tidak ada, indonesia memang kaya tapi kekayaan Indonesia bocor dan lari keluar negeri US$343 miliar selama 22 tahun.
"Begitu kayanya Republik kita, tiap tahun kekayaan kita diambil keluar, kita masih berdiri. Jadi kita lihat dari neraca itu inflow, outflow. Selama 22 tahun uang yang keluar itu US$343 miliar," ungkapnya di depan para ulama NU L.
