"MBG rampas 44% anggaran pendidikan langgar konstitusi, Uang Rp335 T lebih baik untuk guru honorer & pendidikan atau kesehatan", ujarnya (23/6/2026)
Lebih lanjut dia menyampaikan secara konseptual alasan MBG tidak akan diberhentikan ditengah banyaknya arus tuntutan publik, karena dinilai program itu merupakan janji politik Prabowo.
"MBG tidak bisa dibatalkan karena janji politik Prabowo, sampe kapan pun MBG tidak akan pernah berhenti selama prabowo masih presiden," lanjutnya.
Dia mengomentari tentang pengawasan MBG, menurutnya sistem pengawasan MBG dilakukan ugal-uagalan dan asal ada sistem tampa ada kepastian efektivitas pengawasan, selain itu dia mengomentari tentang Reshuffle yang menurutnya tidak menyelesaikan masalah.
"Pengawasan ugal-ugalan atau asal ada, Reshuffle parasetamol, redakan marah tapi tidak sembuhkan masalah", ungkapnya.
Tio menyoroti MBG bukan solusi reel untuk menyelesaikan persoalan, karena dia menganggap fungsi makan bergizi gratis hanya simbol hadirnya negara.
"MBG simbol kehadiran negara, bukan solusi nyata", Ujarnya.
