Badan Komunikasi Pemerintah RI merilis informasi strategis mengenai tiga agenda utama yang menjadi fokus pembangunan nasional pada Juli 2026. Prioritas pertama mencakup pembangunan proyek Blok Masela yang bertujuan memperkuat kedaulatan energi serta memicu pertumbuhan ekonomi di wilayah Indonesia Timur.
Sebagaimana dikutip dalam akun Youtube Resmi Badan Komunikasi Pemerintah RI, rilisan tersebut disampaikan pada Rabu 20 Juli 2026.
Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (BAKOM) RI, Muhammad Qodari, menyampaikan bahwa pemerintah terus berupaya menghadirkan informasi yang akurat, utuh, dan berimbang terkait berbagai isu strategis yang menjadi perhatian publik. Hal tersebut disampaikan sebagai bagian dari penjelasan pemerintah mengenai sejumlah agenda prioritas yang berdampak langsung terhadap masyarakat.
"Dalam beberapa hari terakhir terdapat sejumlah isu strategis yang menjadi perhatian publik. Sebagai bagian dari upaya menghadirkan informasi yang akurat, utuh, dan berimbang, Badan Komunikasi Pemerintah akan menjelaskan perkembangan beberapa agenda prioritas pemerintah yang berdampak langsung bagi masyarakat." Ungkap Muhammad Qodari Kepala BAKOM RI.
Salah satu agenda strategis yang menjadi perhatian pemerintah adalah pengembangan Proyek Blok Masela. Menurut Qodari, proyek tersebut memiliki peran penting dalam memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus mendukung target swasembada energi Indonesia di masa depan.
"Blok Masela adalah investasi strategis untuk masa depan Indonesia. Ini adalah langkah nyata pemerintah dalam memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus membangun fondasi menuju swasembada energi." Ujarnya.
Menurutnya, pengembangan Blok Masela akan membuka peluang investasi baru, meningkatkan penerimaan negara, mempercepat pembangunan infrastruktur, serta menciptakan lapangan kerja dan kesempatan ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat setempat.
"Proyek ini juga akan menjadi penggerak ekonomi khususnya di kawasan Indonesia Timur. Kehadirannya akan mendorong investasi baru, meningkatkan penerimaan negara, mempercepat pembangunan infrastruktur, serta memperluas kesempatan bagi masyarakat lokal." Tuturnya.