SELAKSA.ID Proyek Strategis Nasional (PSN) LNG Abadi Masela diproyeksikan menjadi pilar utama dalam mendorong pemerataan ekonomi di kawasan timur Indonesia. Melalui nilai investasi yang fantastis dan potensi penyerapan tenaga kerja yang besar, proyek ini diharapkan mampu mengubah wajah ekonomi wilayah tersebut.
Pernyataan resmi mengenai detail perkembangan proyek raksasa ini disampaikan oleh Badan Komunikasi Pemerintah RI Qodari pada Rabu 20 Juli 2026.
Selain memberikan kontribusi besar terhadap pendapatan negara, proyek ini juga menjadi harapan baru bagi pembukaan lapangan pekerjaan, baik pada tahap pembangunan maupun saat sudah berjalan. Pemerintah pun memberikan penekanan khusus pada pelibatan masyarakat di sekitar wilayah proyek.
"Selama masa konstruksi proyek ini diperkirakan mampu menyerap sekitar 12.000 tenaga kerja langsung. Setelah memasuki tahap operasi, Lapangan Abadi akan membuka sekitar 800 hingga 1.000 lapangan kerja. Pemerintah memastikan semua tenaga kerja yang terlibat diutamakan dari warga lokal." Ujar Qodari.
Langkah strategis ini sejalan dengan visi besar kepala negara untuk menata ulang pusat-pusat pertumbuhan ekonomi nasional agar tidak lagi berpusat di satu wilayah saja.
"Presiden Prabowo berharap pembangunan LNG Abadi Masela dapat menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi baru di Indonesia Timur. Dengan hadirnya investasi berskala besar, kawasan ini diharapkan tumbuh menjadi pusat aktivitas ekonomi yang semakin maju." Pungkasnya.