SELAKSA.ID — Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) menyampaikan sejumlah perkembangan penting nasional menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Tiga isu utama yang disoroti adalah stabilitas keamanan, capaian pertumbuhan ekonomi triwulan II 2026, serta tingkat kepuasan masyarakat terhadap penyelenggaraan ibadah haji 1447 Hijriah.
Pemerintah Indonesia melalui Badan Komunikasi Pemerintah memaparkan sejumlah capaian strategis serta kondisi terkini stabilitas nasional menjelang perayaan HUT ke-81 RI. Keamanan dalam negeri dipastikan tetap kondusif melalui langkah-langkah mitigasi risiko yang transparan agar masyarakat dapat beraktivitas secara normal.
Dalam keterangannya Senin (10/8/2026), Bakom menegaskan pemerintah bersama aparat keamanan terus melakukan langkah antisipatif agar seluruh rangkaian peringatan HUT ke-81 RI berlangsung aman, tertib, dan kondusif.
"Sampai saat ini pemerintah menegaskan bahwa stabilitas keamanan nasional dalam kondisi yang mantap dan terkendali. Berbagai langkah pengamanan yang dilakukan di ruang publik merupakan bagian dari upaya mitigasi dan manajemen risiko yang lazim diterapkan untuk melindungi masyarakat, bukan serta-merta mencerminkan adanya peningkatan ancaman keamanan," ujarnya.
Ia mengimbau masyarakat tetap menjalankan aktivitas normal dan bijak menerima informasi, khususnya di media sosial.
"Masyarakat diharapkan tetap tenang dan bijak dalam menerima berbagai informasi yang beredar khususnya di media sosial. Penting sekali bagi kita semua untuk selalu memeriksa sumber, waktu dan konteks suatu informasi sebelum mengambil kesimpulan atau menyebarkannya," katanya.
Ekonomi Triwulan II Tumbuh 5,29%
Bakom menyebut fundamental ekonomi Indonesia tetap kuat di tengah ketidakpastian geopolitik dan dinamika perdagangan global.
"Pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 5,29% secara tahunan pada triwulan kedua 2026. Meningkat dari 5,12% pada periode yang sama tahun sebelumnya," jelasnya.
Capaian tersebut mendorong pertumbuhan ekonomi sepanjang semester I 2026 menjadi 5,45%. Angka itu disebut sebagai pertumbuhan semester pertama tertinggi dalam 5 tahun terakhir.
Ia merinci, konsumsi rumah tangga tumbuh 5,06% secara tahunan dan Pembentukan Modal Tetap Bruto atau PMTB tumbuh 6,87%.
"Bagi pemerintah capaian tersebut bukan sekadar angka statistik. Capaian tersebut mencerminkan bahwa berbagai kebijakan pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi, mendorong investasi, memperkuat konsumsi domestik serta menjaga iklim usaha berada pada jalur yang tepat," ujarnya.
Sebagai langkah lanjutan, pemerintah menyiapkan paket stimulus ekonomi semester II senilai Rp26,34 triliun. Stimulus mencakup bantuan pangan bagi 33,24 juta penerima manfaat, insentif tarif transportasi selama libur sekolah serta Natal dan Tahun Baru, serta program magang nasional dan pelatihan vokasi bagi angkatan kerja muda. Pemerintah juga berkomitmen mempertahankan harga BBM bersubsidi hingga akhir tahun.
Kepuasan Haji 2026 Capai 83,28%
Untuk penyelenggaraan ibadah haji 2026, Bakom menyampaikan hasil Survei Indeks Kepuasan Layanan Haji Indonesia atau IKLHI dari BPS.
"Tahun ini BPS menyempurnakan pengukuran. Jika sebelumnya IKJI berfokus pada pengalaman jemaah di Arab Saudi, kini IKLHI juga melihat keseluruhan rangkaian layanan mulai dari persiapan di dalam negeri hingga kepulangan ke tanah air," katanya.
Hasilnya, tingkat kepuasan jemaah terhadap pelayanan haji Indonesia mencapai 83,28%. Dengan metodologi lama IKJI, kepuasan jemaah naik 2,99 poin dari 88,46 pada 2025 menjadi 91,45 pada 2026.
"Layanan di dalam negeri memperoleh tingkat kepuasan 83,85. Sementara untuk layanan di luar negeri tingkat kepuasan juga menyentuh angka 82,71. Pelayanan di bandara menjadi tahapan dengan nilai kepuasan tertinggi yaitu mencapai 84,76," ungkapnya.
Ia menyebut 2026 merupakan penyelenggaraan haji pertama oleh Kementerian Haji dan Umrah. Pemerintah akan menjadikan hasil survei sebagai pijakan perbaikan berkelanjutan, termasuk penguatan layanan di Arafah, Muzdalifah, Mina, dan kesiapan kesehatan jemaah.
"Setiap angka adalah masukan dari jemaah dan setiap masukan adalah dasar untuk menghadirkan pelayanan haji yang semakin baik," pungkasnya.
Bakom menutup dengan mengajak masyarakat menyambut HUT ke-81 RI dengan semangat persatuan.
"Mari kita jadikan momentum hari ulang tahun ke-81 kemerdekaan Republik Indonesia sebagai kesempatan untuk memperkuat rasa cinta tanah air dan optimisme bersama dalam membangun Indonesia yang semakin maju," ujarnya.