Iklan

iklan

Iklan

iklan
,

Iklan

iklan

Presiden Prabowo Luncurkan Motor Listrik Nasional: "Indonesia Incorporated, Kita Harus Mandiri Energi"

13 Agu 2026, Agustus 13, 2026 WIB Last Updated 2026-08-13T09:26:27Z
SELAKSA.ID — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto secara resmi meluncurkan Motor Listrik Nasional atau Molinas beserta ekosistem pendukungnya di fasilitas manufaktur ALVA Cikarang, Kamis (13/8/2026).

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menegaskan peluncuran Molinas merupakan tonggak penting kemandirian bangsa di bidang energi dan teknologi.

"Hari ini adalah hari yang sangat penting. Di sini saya ingin ucapkan terima kasih saya, penghargaan saya kepada semua unsur dari perusahaan-perusahaan swasta, para entrepreneur, para wiraswasta, dari BUMN-BUMN, dari dunia akademis yang menghasilkan para pakar yang merupakan inti daripada research and development," ujar Prabowo.

Ia menyebut keberhasilan suatu bangsa di era modern ditentukan oleh penguasaan sains dan teknologi.

"Keberhasilan suatu bangsa di era modern adalah kemampuan bangsa itu menguasai sains dan teknologi dan menggunakan teknologi untuk melangsungkan kehidupan bangsa tersebut. Baru bisa dikatakan bangsa itu berhasil, negara itu berhasil," katanya.

Presiden menyoroti besarnya potensi sumber daya alam Indonesia yang selama ini belum dikelola secara optimal.

"Negara kita sangat besar. Kadang-kadang saking besarnya kita tidak sadar berapa besar negara kita. Dan negara kita sangat kaya. Saking banyak kekayaan kita kadang-kadang kita enggak sadar. Sumber-sumber alam yang diberikan kepada kita oleh Yang Maha Kuasa sungguh sangat luar biasa," ujarnya.

Menurut Prabowo, Indonesia harus berani mengambil inisiatif dan risiko untuk berdikari. Ia mengapresiasi keberanian kelompok usaha swasta seperti Indika yang memulai produksi motor listrik sejak beberapa tahun lalu.

"Saya ucapkan selamat kepada saudara-saudara sekalian yang telah ambil suatu keberanian, inisiatif. Itu keberanian. Karena inisiatif mengandung risiko. Segala yang kau keluarkan berapa tahun yang lalu bisa gagal," ucapnya.

"Indonesia Incorporated kita harus jadi satu. Yang kuat, yang menengah, yang agak menengah dan yang lemah harus bersatu," tambahnya.

Prabowo menekankan urgensi beralih ke energi listrik agar Indonesia tidak tergantung pada impor BBM yang menghabiskan puluhan miliar dolar AS setiap tahun.

"Dengan motor dan mobil listrik, dengan bus listrik, dengan traktor listrik, dengan sebanyak mungkin alat-alat kita menggunakan listrik sebagai energi utama, kita akan lebih aman, kita akan lebih sejahtera. Kita mengirim uang US Dollar untuk BBM kita melebihi kadang-kadang 30 miliar US Dollar. Antara 28 sampai 30 miliar dolar. Benar Menteri SDM? Tiap tahun 30 miliar dolar," tegasnya.

Ia menargetkan transisi energi besar-besaran dalam 4 tahun ke depan, termasuk pembangunan pembangkit listrik tenaga surya 100 GW.

"Kita juga akan membangun listrik dari tenaga surya sebesar 100 GW. Dan ini harus kita laksanakan dalam 4 tahun. Tapi tahun ini saja target kita adalah 30 GW. Tahun ini saja PLN harus tinggalkan pembangkit listrik dari diesel kurang lebih 13 GW, harus segera kita tinggalkan," jelasnya.

Presiden juga memberikan dukungan terhadap pembiayaan motor listrik agar terjangkau masyarakat.

"Tadi kita bicarakan, Menteri Keuangan tidak akan terlalu suka, tapi ya ini ujungnya you akan juga suka. Di ujungnya kita akan turunkan bunga cicilan kita turunkan untuk rakyat. Kemudian kita usahakan tidak pakai DP," katanya.

Prabowo menghitung penggunaan motor listrik bisa menghemat pengeluaran masyarakat hingga 50-70%.

"Memakai motor listrik dibandingkan dengan motor bensin penghematannya minimal 50%. Pengeluaran kalian untuk sehari-hari bergerak itu minimal 50%, bahkan bisa sampai 70%," ujarnya.

Ia menutup sambutannya dengan menyerukan semangat juang dan inisiatif.

"Tidak ada kemenangan tanpa inisiatif. Tidak ada keberhasilan tanpa keberanian. Di tentara ada moto: siapa berani menang. Tidak mungkin menang kita duduk nunggu kemenangan datang. Kemenangan tidak akan datang. Kemenangan harus kita perjuangkan, harus kita rebut," pungkas Prabowo.

Usai sambutan, Presiden menekan tombol sirine sebagai tanda resmi peluncuran Motor Listrik Nasional dan ekosistem pendukungnya.

Iklan

iklan