Iklan

iklan

Iklan

iklan
,

Iklan

iklan

PKK Desa Padang Luas Berdayakan Perempuan Lewat Budidaya Jamur Merang

28 Sep 2026, September 28, 2026 WIB Last Updated 2026-09-28T10:27:59Z

SELAKSA.ID Pelalawan — Tim Pengabdian kepada Masyarakat melaksanakan kegiatan pemberdayaan perempuan melalui pelatihan budidaya jamur merang skala rumah tangga berbasis pemanfaatan tandan kosong kelapa sawit (TKKS) di Desa Padang Luas, Kabupaten Pelalawan. Kegiatan ini menyasar anggota Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Desa Padang Luas sebagai mitra kegiatan.

Kegiatan pengabdian dibuka oleh Sekretaris Desa Padang Luas, Armad Bagas, S.Kom. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan dukungan terhadap kegiatan pemberdayaan masyarakat yang memanfaatkan potensi lokal dan diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Padang Luas, khususnya bagi anggota TP-PKK.

Kegiatan ini diketuai oleh Winda Herman, S.P., M.T., dengan anggota Tengku Indira Larasati, S.H., M.H., Rohatul Qolby, S.Kom., M.Tr.Kom., Nurul Qolbi El Azizah, S.T., M.T., Ir. Riri Nasirly, S.T., M.Sc., IPM, AER, dan Dr. Cecep Ijang Wahyudin, S.P., M.P. Pelaksanaan kegiatan juga melibatkan mahasiswa, yaitu Indyra Arifah Nurul Ikhwan, Bayu Mahendra, dan Fitra Ramadhan.

Mengubah Limbah Kelapa Sawit Menjadi Potensi Produktif

Kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota TP-PKK Desa Padang Luas dalam memanfaatkan tandan kosong kelapa sawit (TKKS) sebagai media budidaya jamur merang menggunakan keranjang sampah plastik.

Sebagai salah satu daerah yang memiliki aktivitas perkebunan kelapa sawit, Desa Padang Luas memiliki potensi sumber daya lokal berupa TKKS. Selama ini, TKKS lebih banyak dipandang sebagai produk samping dari aktivitas perkebunan. 

Melalui kegiatan pengabdian ini, tim memperkenalkan alternatif pemanfaatan TKKS sebagai bagian dari media budidaya jamur merang.
Pendekatan yang diperkenalkan juga dirancang sederhana dan dapat diterapkan pada skala rumah tangga. Salah satu inovasi yang digunakan adalah pemanfaatan keranjang sampah plastik sebagai wadah budidaya.

Penggunaan keranjang sampah dipilih karena mudah diperoleh, praktis, dan memungkinkan proses budidaya dilakukan dalam skala kecil dengan kebutuhan tempat dan investasi yang relatif sederhana.

Pelatihan Dilakukan Secara Teori dan Praktik

Kegiatan tidak hanya dilakukan melalui penyampaian materi, tetapi juga dilanjutkan dengan praktik secara langsung. Peserta diperkenalkan pada tahapan dasar budidaya jamur merang, mulai dari pengenalan bahan, persiapan TKKS sebagai media, penyiapan keranjang sampah sebagai wadah, penyusunan media, hingga pemeliharaan selama proses budidaya.

Melalui praktik tersebut, peserta memperoleh pengalaman langsung mengenai bagaimana TKKS dapat dimanfaatkan sebagai bagian dari proses produksi jamur merang.

Peserta juga diberikan kesempatan untuk berdiskusi dan menyampaikan pertanyaan terkait proses budidaya, kondisi media, pemeliharaan, serta kemungkinan penerapan metode tersebut di lingkungan rumah masing-masing.

Kegiatan berlangsung secara interaktif dengan antusiasme peserta yang terlihat dari keterlibatan aktif selama penyampaian materi maupun praktik. Anggota TP-PKK juga menunjukkan ketertarikan terhadap peluang pengembangan budidaya jamur merang sebagai kegiatan produktif yang dapat dilakukan dari rumah.

Mendorong Pemberdayaan Perempuan di Tingkat Rumah Tangga

Pemberdayaan perempuan menjadi salah satu fokus utama dalam kegiatan ini. Melalui pelatihan, anggota TP-PKK tidak hanya memperoleh pengetahuan baru, tetapi juga mendapatkan keterampilan praktis yang dapat dikembangkan secara mandiri.

 Budidaya jamur merang skala rumah tangga memiliki peluang untuk dikembangkan secara bertahap. Dengan memanfaatkan bahan lokal berupa TKKS dan sarana sederhana seperti keranjang sampah plastik, masyarakat dapat memulai kegiatan budidaya dalam skala kecil sebelum dikembangkan lebih lanjut.

Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi salah satu alternatif aktivitas produktif bagi perempuan di Desa Padang Luas, sekaligus membuka peluang untuk mengembangkan hasil budidaya menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi.

Mendukung Pemanfaatan TKKS dan Ekonomi Sirkular

Selain aspek pemberdayaan perempuan, kegiatan ini juga mengangkat isu pemanfaatan limbah dan penerapan prinsip ekonomi sirkular.

TKKS yang merupakan produk samping dari aktivitas perkebunan kelapa sawit diarahkan untuk dimanfaatkan kembali dalam kegiatan produktif. Pendekatan ini memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa material yang sebelumnya dianggap sebagai limbah masih dapat memiliki nilai guna apabila dikelola dan dimanfaatkan secara tepat.

Integrasi antara pemanfaatan TKKS, budidaya jamur merang, penggunaan keranjang sampah, dan pemberdayaan perempuan diharapkan dapat menjadi contoh sederhana penerapan konsep pemanfaatan sumber daya lokal secara berkelanjutan.

Sinergi Perguruan Tinggi dan Masyarakat

Kegiatan pengabdian ini menjadi salah satu bentuk kontribusi perguruan tinggi dalam memberikan solusi yang aplikatif berdasarkan potensi dan kondisi masyarakat setempat.
Keterlibatan dosen dan mahasiswa dalam kegiatan juga menjadi bagian dari proses pembelajaran berbasis masyarakat. Mahasiswa memperoleh pengalaman dalam berinteraksi langsung dengan masyarakat, mendukung proses pelatihan, serta memahami penerapan ilmu pengetahuan dalam menyelesaikan permasalahan dan mengembangkan potensi lokal.

Tim pengabdian berharap kegiatan ini dapat menjadi langkah awal bagi TP-PKK Desa Padang Luas untuk mengembangkan kegiatan budidaya jamur merang secara mandiri dan berkelanjutan.

 Harapan Keberlanjutan Program

Ke depan, kegiatan ini diharapkan tidak berhenti pada tahap pelatihan, tetapi dapat dilanjutkan melalui praktik budidaya secara mandiri oleh anggota TP-PKK. Pengembangan dapat dilakukan secara bertahap, mulai dari peningkatan kapasitas budidaya, pengelolaan hasil panen, hingga pengembangan produk dan pemasaran.

Dengan adanya pemanfaatan TKKS sebagai bahan lokal, penggunaan keranjang sampah sebagai wadah sederhana, serta keterlibatan aktif perempuan melalui TP-PKK, program ini diharapkan mampu memberikan manfaat dalam aspek peningkatan keterampilan, pemanfaatan sumber daya lokal, pengurangan limbah, dan peluang pengembangan ekonomi rumah tangga.

Kegiatan pemberdayaan perempuan TP-PKK Desa Padang Luas ini menjadi salah satu langkah nyata dalam mendorong masyarakat untuk melihat potensi yang ada di lingkungan sekitar dan mengubahnya menjadi sesuatu yang lebih produktif, bernilai guna, dan berkelanjutan.

Iklan

iklan