Iklan

iklan

Iklan

iklan
,

Iklan

iklan

Kepala Dapur SPPG Minta Fee ke Mitra Terancam Dipecat, Program Dapur Ditutup Jika Terbukti Korupsi

28 Jul 2026, Juli 28, 2026 WIB Last Updated 2026-07-28T11:36:01Z
SELAKSA.ID Pengelola program Sentra Produksi Pangan dan Gizi / SPPG mengeluarkan peringatan keras kepada seluruh Kepala Dapur. Siapa pun yang meminta fee atau tambahan biaya kepada mitra dan yayasan dinyatakan melakukan tindak pidana gratifikasi.

Sebagaimana dikutip dari akun Youtube INews, pernyataan tersebut ia sampaikan setelah melakukan rapat di gedung BGN, Jakarta Pusat pada Senin 27 Juli 2026.

"Barang siapa Kepala Dapur meminta fee atau tambahan dari mitra/yayasan, itu adalah tindak pidana gratifikasi. Silakan laporkan jika ada mitra yang diperlakukan tidak adil," ujar perwakilan pengelola dalam keterangan resmi, Senin 28 Juli 2026.

Pernyataan senada juga disampaikan terkait pengadaan bahan baku. Kepala SPPG yang membeli bahan dengan harga tidak wajar, melakukan mark-up, atau meminta kickback disebut masuk kategori pelanggaran gratifikasi dan korupsi. 

"Kepala SPPG yang membeli bahan dengan harga tidak wajar, di-mark up, atau meminta kickback adalah bagian dari pelanggaran gratifikasi dan korupsi. Jika terbukti, kami pecat dan dapurnya kami tutup," tegasnya.

*Mitra Disebut Sebagai Sahabat*

Di sisi lain, pengelola juga menegaskan posisi mitra dalam program ini. Mitra disebut sebagai pihak yang telah berkorban dengan mengeluarkan uang pribadi untuk membangun dapur.

"Mitra adalah sahabat. Mereka mengeluarkan uang sendiri untuk membangun dapur. Kami sangat menghargai," katanya.

Pengelola menyadari ada keresahan di kalangan mitra terkait janji keuntungan besar yang pernah disampaikan pimpinan sebelumnya. 

"Kami tahu ada komitmen dari pimpinan lama. Mungkin kami tidak bisa memenuhi janji 'untung sekian kali lipat', tetapi kami pastikan mencari skema yang adil agar mitra tidak dirugikan," jelasnya.

Khusus bagi mitra yang sudah terlanjur menggadaikan rumah atau terlilit utang karena program ini, pengelola berjanji akan mencarikan solusi.

"Bagi yang sudah menggadaikan rumah atau terlilit utang, kami akan carikan solusinya. Mohon waktu dan bersabar," ujarnya.

Langkah ini diambil untuk menjaga kepercayaan publik sekaligus memastikan program SPPG berjalan bersih, transparan, dan tidak membebani mitra di lapangan.

Pengelola mengimbau seluruh mitra segera melapor jika menemukan praktik pungutan liar, mark-up, maupun tekanan dari oknum Kepala Dapur agar dapat ditindak tegas.

Iklan

iklan