Iklan

iklan

Iklan

iklan
,

Iklan

iklan

Gerindra Yakin Gibran Tidak Terlibat Polemik Uang BEM UBK: Itu Hanya Upaya Memecah Belah

25 Jun 2026, Juni 25, 2026 WIB Last Updated 2026-06-25T07:39:45Z

SELAKSA.ID Bambang Haryadi, sekretaris Fraksi Partai Gerindra di  DPR RI  membela Wakil presiden Gibran Rakabuming soal kasus pengakuan mahasiswa Universitas Bung Karno (UBK) yang menerima uang. Nominal uang Rp. 20 juta itu menghebohkan publik yang dinilai sebagai penghianat terhadap gerakan mahasiswa.

Menurut Bambang, polemik tersebut belum bisa dibenarkan disebabkan karena hanya pengakuan sepihak, dia menekankan semua pihak menunggu kebenaran final dari polemik ini karena masih dalam proses.

"Kita tidak tahu ya soal itu. Ini kan baru pengakuan sepihak kan dari teman-teman mahasiswa Ketua BEM ya, Ketua BEM Fakultas Hukum UBK kan. Jadi, biarlah itu berproses kan," ungkap Bambang, di Gedung DPR, Jakarta (24/6/2026).

Dia menuturkan bahwa polemik tersebut sebagai upaya memecah belah hubungan presiden dengan gibran, ia juga memperkirakan ada elemen lain yang mencoba memanfaatkan moment.

"Tapi, saya yakin tidak ada sangkut-pautnya dengan Mas Gibran. Saya yakin mungkin ya ada pihak-pihak lain kita tidak tahu," ungkapnya.

Fraksi Partai Gerindra itu berharap issu ini sebagai upaya memecah belah presiden dan wapres, dia menegaskan hubungan Prabowo dan Gibran sudah ideal. Jadi, dia berharap kepada pihak-pihak yang ingin memecah belah dua pemimpin tersebut tidak memperkeruh hubungan baik mereka.

"Jadi, jangan sampai ini isu-isu ada upaya memecah belah dan membuat keretakan ataupun ingin membuat satu apa jurang pemisah lah antara Presiden dan Wakil Presiden. Karena prinsipnya Presiden dan Wakil Presiden sampai saat sekarang kami melihatnya sangat-sangat hubungannya sangat-sangat baik dan saling support satu sama lain," jelasnya.

Iklan

iklan