Iklan

iklan

Iklan

iklan
,

Iklan

iklan

UNESA Dorong UMKM Gresik Naik Kelas melalui Pelatihan Branding Digital dan Media Sosial

26 Okt 2026, Oktober 26, 2026 WIB Last Updated 2026-10-26T11:55:30Z
Program pemberdayaan memperkuat keterampilan promosi daring wirausaha muda Gen Z sekaligus mendukung SDGs 8
SELAKSA.ID GRESIK, 23 Oktober 2026 | Universitas Negeri Surabaya (UNESA) melalui Program Pengabdian kepada Masyarakat Pemberdayaan UMKM (PKM-PU) menyelenggarakan pelatihan branding digital dan strategi media sosial bagi pelaku usaha mikro di Kabupaten Gresik, Jawa Timur.

Kegiatan pada Oktober 2026 ini diarahkan untuk membantu wirausaha muda, khususnya Generasi Z, memperkenalkan produk secara lebih menarik serta memperluas peluang pemasaran melalui platform digital. Pelatihan tersebut merupakan bagian dari program “Pelatihan Branding Digital dan Strategi Social Media untuk Meningkatkan Penjualan dan Pertumbuhan Wirausaha Muda Gen Z dalam Mendukung SDGs 8 Terciptanya Pekerjaan yang Layak dan Pertumbuhan Ekonomi di Kabupaten Gresik”. 

Sasaran program mencakup usaha mikro bidang makanan olahan, termasuk usaha frozen food di Kecamatan Kebomas, dengan mitra yang tercantum dalam proposal, Fieli Frozen Production. Kegiatan ini menjawab tantangan yang diidentifikasi dalam proposal pengabdian, seperti pemasaran yang masih mengandalkan rekomendasi dari mulut ke mulut dan status WhatsApp, kemasan yang belum memiliki identitas merek kuat, serta penggunaan Instagram bisnis yang belum optimal. Padahal, visual produk, informasi pemesanan, dan komunikasi yang konsisten dapat membantu usaha kecil tampil lebih profesional di hadapan calon konsumen.

Lima narasumber yang mengisi kegiatan ini ialah Meirinawati, Eva Hany Fanida, Firre An Suprapto, Ajie Hanif Muzaqi, dan Tjitjik Rahaju. Materi yang disampaikan berfokus pada pentingnya identitas merek, pemanfaatan media sosial untuk usaha, serta cara mengemas pesan promosi agar mudah dipahami dan sesuai dengan kebutuhan pelanggan.

Melalui pemaparan, diskusi, dan pengenalan praktik pemasaran digital, peserta diajak memahami tahapan memotret produk menggunakan telepon pintar, memilih foto atau video yang menarik, menulis caption yang jelas, serta menyertakan informasi harga, lokasi, dan cara pemesanan. Penggunaan fitur Instagram seperti Feed, Story, dan Reels turut menjadi contoh strategi agar promosi tidak hanya berisi penawaran, tetapi juga memperlihatkan kualitas dan proses pembuatan produk.

Dokumentasi kegiatan juga menampilkan contoh produk makanan olahan kemasan dari merek Nathaz Food, seperti bolen pisang, banana strudel, sosis roll pastry, dan brownies. Contoh tersebut menunjukkan bahwa foto produk, desain kemasan, dan penyajian informasi menjadi bagian penting dari upaya membangun kepercayaan konsumen.

Program tidak berhenti pada pengenalan cara mengunggah konten. Dalam rencana pendampingan, tim menargetkan pengelolaan akun media sosial bisnis yang lebih aktif, kalender konten promosi, penguatan visual merek, serta peningkatan kemampuan pelaku UMKM mengelola usaha secara berkelanjutan. Upaya ini diharapkan membantu UMKM Gresik menjangkau pasar yang lebih luas sekaligus mendukung SDGs 8 tentang pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi.

Iklan

iklan