Menurutnya, setiap matra TNI memiliki peran pendampingan mulai angkatan Udara, angkatan laut, dan angkatan darat terhadap komoditas pangan yang berbeda sebagai bagian dari upaya meningkatkan produktivitas sektor pertanian.
"Panen raya yang dilaksanakan serentak di 43 titik di seluruh Indonesia ini menjadi wujud nyata sinergi TNI dalam mendukung ketahanan pangan nasional. TNI Angkatan Udara melakukan pendampingan komoditas tebu, TNI Angkatan Laut pada komoditas kedelai, serta TNI Angkatan Darat pada komoditas padi,'' ungkap menteri pertahanan, sjafrie Syamsudin, di akun X jum'at (17/7/2026).
Sia tegaskan bahwa ketahanan pangan merupakan program masa depan nasional yang memerlukan kolaborasi seluruh elemen bangsa. Karena itu, keterlibatan TNI dalam sektor pangan merupakan bagian dari tugas pengabdian kepada masyarakat.
"Ketahanan pangan merupakan gerakan nasional yang membutuhkan kerja sama seluruh komponen bangsa. Keterlibatan TNI dalam sektor pangan merupakan bagian dari pengabdian kepada rakyat, karena TNI lahir dari rakyat, berjuang bersama rakyat dan harus senantiasa hadir di tengah-tengah rakyat," ujarnya.
Lewat pernyataan tersebut, Sjafrie tegaskan juga pentingnya sinergi antara TNI, pemerintah, dan masyarakat diharapkan dapat memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus mendukung peningkatan kesejahteraan para petani di berbagai daerah.
