Iklan

iklan

Iklan

iklan
,

Iklan

iklan

Novel Baswedan Apresiasi Keberanian Polri dan Dukungan Presiden Prabowo Usut Kasus Jampidsus

13 Jul 2026, Juli 13, 2026 WIB Last Updated 2026-07-13T14:57:37Z

SELAKSA.ID
 Mantan penyidik KPK, Novel Baswedan, melontarkan kritik dan dugaan tindak pidana korupsi yang melibatkan penegak hukum. Novel Baswedan menilai korupsi di sektor penegakan hukum adalah bentuk korupsi yang sangat berbahaya karena mempunyai jaringan yang luas dan berdampak besar terhadap trusth publik.

Kritik tersebut ia tuliskan pada akun twitter/X pribadinya pada tanggal 13/7/2026 dengan judul
"Korupsi di penegak hukum.

"Korupsi sektor ini paling berbahaya, berjejaring dan dampaknya besar. Lihat kasus Hakim Zarof Ricar Hakim Agung, Firli Bahuri ketua KPK dan sekarang Febri Adriansyah," tulis novel Baswedan di akun twitter tanggal (13/7/2026).

Dalam tulisannya, ia menyampaikan apresiasi kepada pihak kepolisian yang dianggapanya berani mengungkap dugaan tindak pidana korupsi yang menyeret jaksa agung muda. Ia memberikan apresiasi dukungan Presiden Prabowo Subianto terhadap pengungkapan perkara ini, meskipun akhirnya penanganan kasus diberikan kepada Kejaksaan Agung.

"Apresiasi bagi Polri yang berani mengungkap dugaan TPK thd Jampidsus Febri Adriansyah Begitu jg dukungan Presiden Prabowo utk ungkap kasus tsb. Walaupun akhirnya dilimpahkan ke Kejagung," ujarnya.

Mantan penyidik KPK tersebut menilai selama ini kasus aparat penegak hukum yang terkena kasus pidana korupsi jarang dituntaskan, terutama bila penanganan kasus dilakukan oleh institusi yang sama disebabkan berpotensi menimbulkan konflik kepentingan.

"Selama ini kasus sperti ini tidak terungkap dengan tuntas, apalagi bila penanganannya diserahkan kepada lembaganya sendiri konflik kepentingan," pungkasnya.

Novel menilai penanganan perkara yang tidak tuntasa hanya akan menimbulkan persepsi buruk bagi penegak hukum dan tentu juga akan kepercayaan masyarakat pada sistem penegakan hukum dan menimbulkan kerugian besar bagi negara.

"Oleh karena itu saya berharap Kejagung menangani perkara terhadap Febri Andriansyah dengan sungguh-sungguh, dan transparan. Jangan membuat publik semakin kecewa dengan penanganan Korupsi Penegak hukum yang tidak tuntas atau ditangani sekedarnya atau dieliminir.Penanganan yang tidak baik tersebut hanya akan membuat ketidak percayaan terhadap penegakan hukum dan itu ada kerugian yang sangat besar bagi negara," jelasnya.

Iklan

iklan