SELAKSA.ID BIMA, 17 AGUSTUS 2026 — Tindakan tidak terpuji yang dipertontonkan oleh seorang pemimpin desa kembali memicu gejolak di tengah masyarakat. Kepala Desa Punti, Kecamatan Soromandi, Kabupaten Bima berinisial IH, resmi dilaporkan ke pihak kepolisian setelah diduga melakukan tindakan arogan berupa meludahi wajah saudara Gery.
Korban dalam peristiwa tersebut adalah Syarifudin, yang akrab disapa Gery — mahasiswa semester akhir Universitas Muhammadiyah Bima sekaligus mantan Wakil Ketua Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) UM Bima.
Peristiwa bermula pada hari Minggu, 16 Agustus 2026, sekitar pukul 20.00 WITA, tepatnya di kediaman Kepala Desa Punti di Dusun Sarita. Saat itu, Gery menghadap Kades untuk mengklarifikasi masalah pembayaran sewa truk timbunan tanah. Sesuai perjanjian awal, biaya sewa ditetapkan sebesar Rp120.000 per truk, namun pada kenyataannya pembayaran hanya dilakukan untuk 1 truk saja.
Pertanyaan yang disampaikan Gery justru disambut dengan sikap kasar oleh Kades IH. Ia membentak: "Mengapa kamu membuat gaduh di rumah saya?" Tak hanya itu, Kades IH diduga meludahi wajah Gery dan bahkan hendak memukulnya.
Menghadapi perlakuan yang dinilai sangat tidak pantas tersebut, Gery menegaskan:
"Anda adalah pejabat publik, tidak sepantasnya Anda berbuat tidak senonoh kepada kami masyarakat. Hal ini menunjukkan Anda secara terang-terangan menghina dan menginjak harga diri saya. Tunggu saja, kita akan bertemu di Polsek maupun Polres."
Tepat pada Senin, 17 Agustus 2026, sekitar pukul 10.55 WITA — bertepatan dengan peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 — korban beserta keluarga resmi menyerahkan surat laporan ke Polsek Soromandi.
Laporan ini diajarkan dengan dua tuntutan utama, yaitu tindakan penghinaan dan pengancaman. Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian telah menerima laporan tersebut dan berjanji akan menindaklanjuti sesuai prosedur hukum yang berlaku.