Iklan

iklan

Iklan

iklan
,

Iklan

iklan

Muhammad Said Didu Soroti Penghambat Menangani Korupsi di Indonesia

15 Jul 2026, Juli 15, 2026 WIB Last Updated 2026-07-15T13:04:45Z

SELAKSA.ID
Mantan komisaris komisaris PT. Merpati Nusantara Airlines, Muhammad Said Didu menilai pemberantasan korupsi di Indonesia tengah berbagai hambatan yang membuat langkah dalam penegakan hukum berjalan tidak ideal. Melalui pernyataan tertulisnya yang disampaikan di akun Twitter pribadi pada hari Rabu (15/7/2026), dia menguraikan beberapa faktor yang menjadi penyebab sulitnya memberantas korupsi di Indonesia.

Menurutnya, salah satu permasalahan utama sulitnya memberantas korupsi adal adanya tekanan terhadap pihak-pihak yang menjalankan tugas memberantas korupsi secara profesional.

"Pemberantas korupsi dipersekusi. Setiap orang yang melaksanakan tugas dengan baik - bukannya didukung, tapi rame-rame mencari kesalahan yang bersangkutan," tulis muhammad Said Didu tanggal (15/7/2026).

Di samping itu, ia mengkritikisi terkait regenerasi kepemimpinan di berbagai institusi. Dia menilai jabatan strategis diisi oleh orang-orang yang tidak memiliki integritas sehingga proses regenerasi kepemimpinan akan melahirkan pejabat dengan karakter serupa.

"Kaderisasi pejabat yang bisa disogok. Jika pimpinan institusi diisi oleh orang tidak bersih dipastikan akan memilih bawahan dan kader yang juga tidak bersih," ujarnya.

Selain itu, putra asal Sulawesi tersebut menilai eksistensi orang-orang yang memiliki kemapanan dan figur-figur yang memiliki pengaruh hanya menyaksikan praktek-praktek demikian tampa memberi kontribusi moral untuk perbaikan sistem demi tetap eksis.

"Orang mapan atau tokoh memilih cari aman. Banyak tokoh berpengaruh yang memilih diam saat melihat karusakan demi cari aman," jelasnya.

Pandangan tersebut merupakan kritik antropologis yang menekankan pentingnya memberantas korupsi, dan perbaikan sistem kaderisasi pejabat guna menghasilkan sistem hukum yang bersih dari kepentingan kelompok.

Iklan

iklan