Iklan

iklan

Iklan

iklan
,

Iklan

iklan

Giorgia Meloni Ajak NATO Berhenti Bergantung kepada Amerika

12 Jul 2026, Juli 12, 2026 WIB Last Updated 2026-07-11T17:13:50Z

SELAKSA.ID Perdana Menteri Italia, Giorgia Meloni, melemparkan statement tegas terkait ketergantungan eksistensi Eropa terhadap Amerika Serikat yang berlangsu selama delapan dekade. Meloni menegaskan bahwa Benua negara-negara Eropa yang tergabung dalam NATO harus berani mengambil langkah mandiri demi kedaulatan mutla, meskipun keputusan mereka menuntut pengorbanan yang besar.

Di atas podium itu, ia menyampaikan keresahan kolektif negara-negara benua biru yaitu penolakan terhadap eksistensi Amerika yang intevensi penuh kebijakan NATO. Meloni secara terang-terangan menolak terkait posisi Eropa yang kerap dianggap mengekor kebijakan luar negeri Washington.

"Kami bukan pelayan siapapun, kebebasan memiliki harga yang harus dibayar," ungkap meloni perdana menteri Italia tanggal (11/7/2026).

Ia menyoroti perjalanan panjang sejarah pasca Perang dunia II, bagaimana negara-negara Eropa menyerahkan urusan pertahanan mereka di bawah perlindungan militer Amerika. Menurutnya, ketergantungan eropa terhadap amerika selama puluhan tahun menginkat sehingga mereka tidak punya kebebasan.

"Selama 80 tahun kami menyerahkan keamanan kami kepada amerika serikat, kami mengira itu tanpa imbalan, ternyata tidak. Harganya adalah menjadi terikat syarat," ujar meloni.

Moment tersebut ia menyerukan penguatan NATO sebagai solusi, Meloni mendesak negara-negara tersebut untuk segera memperkuat kapasitas militer secara kolektif. Ia tawarkan solusi tersebut daya tawar yang setara dengan AS di dalam aliansi pertahanan Atlantik Utara (NATO), supaya Eropa mampu berbicara sebagai kekuatan utama di panggung global.

"Kebebasan mungkin mahal, tapi itu lebih baik daripada menjadi boneka amerika serikat. Eropa kini harus membangun kaki NATO yang berdiri sendiri, sekuat dan sehormat Amerika, harus bisa duduk di meja perundingan dengan dunia," jelasnya.


Iklan

iklan