Lewat pernyataan tertulisnya di akun twitter/X pribadinya pada Jumat (10/7/2026), Mahfud MD secara khusus memuji keberhasilan Polri yang berhasil membongkar dan menyita aset-aset tersembunyi yang diduga kuat merupakan hasil praktik rasuah di Kejaksaan Agung.
"Selamat kepada POLRI yang telah menjebol tembok penyembunyian harta-harta yang diduga hasil korupsi di sebuah kafe dan beberapa titik lainnya," tulis mahfud MD di akun X pada tanggal (10/7/2026).
Bukan hanya kepada Korps Bhayangkara, pakar hukum tata negara itu memberikan pujian bagi Korps Adhyaksa yang dianggapnya konsisten dan tanpa kompromi dalam mengejar para pelaku tindak pidana korupsi di sektor publik dan lembaga strategis seperti BGN.
"Selamat kepada KEJAGUNG yang terus memburu koruptor di BGN dan MBG," ujarnya.
Di akhir tulisannya, tokoh asal madura juga menegaskan bahwa rivalitas yang terjadi pada dua institusi penegak hukum tersebut dinilai positif, bahkan kompetisi antar-lembaga penegak hukum dalam mengungkap skandal korupsi merupakan hal fundamental menguntungkan bagi agenda besar pembersihan negara. Menurutnya, momentum saling bongkar ini justru harus didukung penuh oleh publik.
"Silahkan berlomba untuk saling bongkar korupsi. Itu bagus untuk pemberantasan korupsi," pungkasnya
